Air Terjun Pancuran Simpang Dam Batam

Air Terjun Pancuran Simpang Dam Batam

Air Terjun Pancuran Simpang Dam Batam

Dimulai dengan thread di fb lalu sms-an, pukul 8 malam adalah awal sebuah perjalanan panjang demi sebuah kesenangan laknat untuk mengisi liburan weekend kemaren. Jam 8 malam kurang saya sudah sampai ditempat yang telah di sepakati, dan tentunya setelah mampir diwarung padang di samping komplek saya tinggal demi mengganjel perut tentunya.

Saya semakin sadar saya masih hidup di negeriβ„’ indonesia. Yahu molor dan ngaret adalah tradisi hihihi mari kita patenkan sebelum ngaret dipatenkan sama negeri tetangga. Begitu juga dg jam 8 malam yg telah di sepakati baru datang 3 orang makluk. Duh jam 9an mereka baru berdatangan dengan berbagai alasan sembari cengar cengir demi meyakinkan sebuah arti persahabatan.

Setelah berdoa dan mengemas semua perlengkapan dan memeriksa perlengkapan yang dibutuhkan. Ada tenda dan juga perlengkapan sperti kompor dan lainnya. Skitar jam 9 malam akirnya perjalanan panjang itu dimulai. Air terjun kecil di tengah hutan kami menyebutnya pancuran adalah tempat tersembunyi yang akan kami tuju malam itu. Dan dengan tujuan awal saya dan teman teman berniat belajar slow speed serta berburu ROL di air terjun tsb.

Pancuran Simpang Dam Batam

Pancuran Simpang Dam Batam

Ditengah perjalanan kami sempatkan mampir lagi ke warung untuk ngganjel perut karena setelah masuk hutan selain rokok tak akan ada lagi makanan yg siap dimakan :). Dengan berbekal penerangan apa adanya kami berenam menyusuri hutan belantara yang gelap gulita. Banyak hal yang saya temui, suara jangkrik yang biasanya ndak pernah saya denger, malam itu suara suara aneh mengiringi perjalanan kami. Awas kepala, awas ranting, awas turunan, awas bawah, awas atas adalah teriakan2 kecil kami malam itu untuk skedar berbagi infomasi apa yg terjadi untuk teman yg ada di belakang.

Setelah melewati beberapa aliran sungai serta tanjakan dan turunan, jam 2an lebih akirnya kami sampai di tempat tujuan. Disambut suara gemericik air dari aliran sungai dan pancuran tsb mampu menambah indahnya malam ditengah hutan. Setelah poto2 dimalam hari kami bergegas mendirikan tenda serta membuat api unggun untuk menghangatkan diri kami. Kopi moca yang sengaja kami bawa serta mi goreng kami santap sambil gojekan biadab ngalur ngidul dan poto2 tentunya.

Jam 3 lebih kami mulai menggelar matras masing masing sekedar ingin meluruskan badan setelah perjalanan malam yg melelahkan. Jam 5an kamipun sudah terbangun [hebat], setelah membuat minuman penghangat pagi hari teh manis anget [kami nyebutnya teh-O] dan mempersiapkan tripod dan kamera masing-masing kami bersiap ngambil posisi.

Slow speedpun telah puas kami dapatkan, tapi sayang rol yang kami tunggu tak datang juga karena pagi itu awan kurang bersahabat. ROL tak dapat narsispun jadi. Aiihhh banci kamera dadakanpun memporak porandakan naluri kami saat itu. Puas dengan mandi di bawah air terjun tersebut laperpun tiba, yaha miepun kami santap kembali.

Kamipun harus bersiap kembali untuk menyudahi liburan ini. Karena esok rutinitas telah menunggu kami.Β  Setelah mempastikan semua beres, membakar sampah serta mematikan api unggun kamipun memulai perjalanan yang lebih melelahkan dibanding dg berangkatnya. Perjalanan pulang di temani terik matahari serta makin banyaknya tanjakan yg membuat seringnya berhenti untuk istirahat.

Kini saatnya pilih pilih poto. Tak lupa terimakasih untuk teman2 cumfire yang sudi support hunting kali ini, terimakasih juga atas pinjeman perlengkapan nggembel di tengah hutan kali ini.

Selamat beraktifitas kembali teman, bagaimana dengan liburan anda ?